Masa Muda

Masa Muda

Jika ada atas pasti ada bawah, seperti itulah bumi kitadiciptakan, dimana tanah dipijak disitulah langit dijunjung, seperti itulah peribahasa untuk kami para perantau, orang tua kami dari dahulu selalu mengingatkankan kami mengenai hal itu, dan manfaat nasehat ini sudah aku rasakan manfaatnya. Belajar dari pengalaman demi pengalaman sudah aku lakukan, tapi memang manusia itu banyak jenisnya dan beranekaragam, konon katanya jika manusia dicirikan berdasarkan pengalamannya maka manusia akan dibagi menjadi dua yaitu Manusia yang banyak pengalaman tapi sedikit belajar dan manusia sedikit pengalaman tapi banyak belajar, dan sepertinya aku masuk kedalam manusia jenis pertama.

Beribu pengalaman telah aku lalui mulai dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain, tetapi pengalaman-pengalaman itu bermanfaat hanya sementara, layaknya angin yang datang dan pergi berlalu, dan sekarang pengalaman-pengalaman itu telah membawaku ke masa usia dewasa, yaitu masa-masa aku menemukan jati diriku. Diumurku yang 19 tahun ini aku merasakan yang namanya jenuh tingkat akut. Jika ditanya pacar, mungkin aku hanya bisa tersenyum kecut karena aku bukanlah termasuk pria idaman para gadi, aku hanya seorang pria yang hanya memiliki sedikit kelebihan dibanding pria lainnya, aku bukan termasuk orang yang famous, keren dan cool. Salah satu kelebihan yang aku punya yaitu menulis, aku dapat mengapresiasikan seluruh curahan hatiku hanya dengan menulis. Meskipun aku bukan pria idaman gadis-gadis tetapi aku percaya aku merupakan pria idaman para mertua, karena satu hal aku mempunyai potensi untuk menjadi sukses dimasa depan nanti.

Tapi sayang seribu sayang kata-kata diatas tadi memang sedikit menghiburku tapi apa mau dikata ini kehidupan nyata yang harus dilalui selama 24 jam, dan tentunya masa-masa bosan akan terus menghantuiku. Mungkin aku bosan dan jenuh akibat sebuah pilihan yang aku ambil. Aku harus memilih salah satu pilihan dari dua pilihan yang kubuat dalam hidupku, mau mencari wanita atau mengejar kesuksesan, tentunya aku akan memilih mengejar kesuksesan karena aku adalah seorang yang idealis, tapi gara-gara aku memilih pilihan ini aku tejebak oleh keadaan yang dinamakan jenuh akut, karena aku belum menemukan kekasih/pacar, Besambung…….

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s